spot_img
BerandaBERITAYandri Gandeng Raffi Ahmad Bangun Generasi Muda Desa Lewat Audisi Gen-Z Desa

Yandri Gandeng Raffi Ahmad Bangun Generasi Muda Desa Lewat Audisi Gen-Z Desa

spot_img

Kolaborasi Kemendes dan Raffi Ahmad Siapkan Panggung Nasional Pemuda Desa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menggandeng Raffi Ahmad untuk menggelar audisi Gen-Z bagi pemuda desa di seluruh Indonesia.

Agenda ini dirancang sebagai program pembinaan generasi muda berbasis desa. Targetnya jelas. Libatkan pemuda dari berbagai daerah untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan desa.

Pertemuan keduanya berlangsung di Kantor Kementerian Desa, Jakarta, pada Kamis, 23 April 2026.

“Hari ini luar biasa ini, kita dapat kunjungan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Kami sudah dari awal banyak bekerja sama dengan beliau dengan terobosan-terobosannya membangun desa,” ujar Yandri.

Peran Strategis Pemuda Desa dalam Era Digital

Akses Teknologi Jadi Kunci Percepatan Desa

Yandri melihat pemuda desa memiliki keunggulan penting. Mereka akrab dengan teknologi dan informasi global.

Kemampuan ini dinilai bisa menjadi jembatan antara kebutuhan lokal dan perkembangan global.

Raffi Ahmad akan mengambil peran dalam pembinaan. Fokusnya pada penguatan kapasitas pemuda agar mampu mengelola potensi desa secara modern.

Dari Konsumen Jadi Penggerak

Pertanyaannya, apakah pemuda desa hanya menjadi pengguna teknologi?

Program ini mencoba membalik peran itu. Pemuda didorong menjadi pelaku utama pembangunan.

Mereka diharapkan mampu menciptakan inovasi berbasis desa. Bukan sekadar mengikuti tren.

Audisi Gen-Z: Dari Desa untuk Indonesia

Skala Nasional, Target Seluruh Pemuda Desa

Program audisi ini tidak terbatas pada wilayah tertentu. Targetnya seluruh desa di Indonesia.

“Dalam waktu dekat, kita akan kolaborasi luar biasa, dengan beliau, dan targetnya diikuti pemuda seluruh Indonesia,” kata Yandri.

Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat desa secara luas. Tidak hanya peserta audisi, tetapi juga lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi muda.

Pembinaan Jadi Fokus Utama

Audisi bukan tujuan akhir. Proses pembinaan menjadi inti program.

Pemuda desa akan dibentuk menjadi pribadi yang:

  • bertanggung jawab
  • produktif
  • mampu mengembangkan potensi desa

Regenerasi Pemimpin Desa Dimulai dari Sekarang

Energi Baru untuk Pembangunan Desa

Yandri menilai generasi muda bisa menjadi motor keberlanjutan pembangunan desa.

Mereka membawa ide baru. Cara berpikir mereka lebih adaptif terhadap perubahan.

Dalam konteks ini, desa tidak lagi tertinggal. Desa bisa menjadi pusat pertumbuhan baru.

Menggugah Kesadaran Kolektif Pemuda

“Kita ingin menggugah para pemuda desa untuk lebih aktif dan inovatif. Kita akan membuat audisi Gen-Z, dan itu yang akan kita kolaborasikan dengan UKP Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni ini,” tegas Yandri.

Program ini dirancang untuk membangun kesadaran. Bahwa masa depan desa ada di tangan generasi mudanya.

Dukungan Internal Kementerian Perkuat Program

Dalam pertemuan tersebut, Yandri didampingi jajaran Kementerian Desa.

Hadir Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Kepala BPI Mulyadin Malik, serta Staf Khusus Menteri Khoriul Huda.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program ini.

Apa Dampaknya bagi Desa?

Jika berjalan sesuai rencana, program ini bisa mengubah arah pembangunan desa.

Pemuda desa tidak lagi pasif. Mereka menjadi aktor utama.

Desa tidak hanya berkembang. Desa bisa memimpin perubahan.

spot_img
IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini