spot_img
BerandaBERITADigitalisasi Desa Tembus Pasar Dunia, Mendes Minta Tanggamus Bergerak Cepat

Digitalisasi Desa Tembus Pasar Dunia, Mendes Minta Tanggamus Bergerak Cepat

spot_img

Dorong Produk Lokal Masuk Pasar Nasional hingga Internasional

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan pentingnya digitalisasi untuk memperluas pasar produk lokal. Ia mendorong pemerintah daerah memanfaatkan media digital secara maksimal.

Pesan itu ia sampaikan saat menerima audiensi Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, di Jakarta Barat, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, konten digital yang kreatif mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk. Efeknya terasa langsung. Produk lokal yang sebelumnya hanya dikenal di wilayah terbatas bisa menjangkau pasar nasional bahkan internasional.

“Dan saya juga sering sampaikan bahwa digitalisasi itu penting. Misalnya melalui media sosial. Jadi orang luar daerah pun tahu, bahkan orang luar negeri pun bisa tahu kalau produk atau karya kita menarik,” jelasnya.

Media Sosial Jadi Kunci Pemasaran Desa

Yandri menilai pemasaran menjadi faktor utama dalam pembangunan desa. Infrastruktur penting, tetapi tanpa promosi, produk sulit berkembang.

Ia mencontohkan penggunaan platform seperti TikTok. Konten yang tepat dapat menarik perhatian pasar lebih luas. Bahkan usaha kecil bisa dikenal lintas negara.

Ia juga mengaku telah melihat langsung visi dan komunikasi Bupati Tanggamus melalui media sosial.

“Saya juga beberapa kali mendengar pidato beliau di Medsos, Tiktok itu. Visi-misinya bagus. Dan saya kira Bupati seperti ini perlu kita dukung. Dan membangun sarana dan prasarana itu kan yang paling penting adalah pemasarannya,” paparnya.

Sinergi Pusat dan Daerah Percepat Target Ekonomi

Yandri menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi ini mempercepat pelaksanaan proyek strategis dan pemenuhan kebutuhan daerah.

Koordinasi langsung membuka peluang dukungan lebih besar. Pemerintah daerah bisa mengajukan prioritas pendanaan dan bantuan teknis sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Pendekatan ini juga membantu pencapaian target ekonomi daerah secara terukur.

Data Desa Jadi Dasar Kebijakan Tepat Sasaran

Yandri meminta Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyiapkan data potensi desa secara detail. Data itu mencakup sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Data yang akurat memudahkan pemerintah pusat merancang kebijakan yang tepat. Program pembangunan bisa disusun lebih terarah dan berkelanjutan.

Identifikasi Desa Tematik dan Desa Ekspor

Ia juga menyinggung pentingnya pemetaan desa berdasarkan potensi. Contohnya desa wisata, desa hortikultura, dan desa tematik lainnya.

Program desa ekspor melalui BUM Desa menjadi salah satu fokus. Data yang lengkap akan menentukan desa mana yang layak diprioritaskan.

“Mungkin pak bupati punya data, mana desa tematik, desa wisata, desa hortikultura. Di kami juga ada program desa ekspor BUM Des. Mungkin dari data itu nanti desa mana yang kita bantu prioritaskan,” pungkasnya.

Pejabat Kemendes Ikut Dampingi Pertemuan

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Desa. Mereka antara lain Dirjen PEID Tabrani, Kepala BPSDM Agustomi Masik, Kepala BPI Mulyadin Malik, serta Staf Khusus Menteri Khoriul Huda dan M. Afif Zamroni.

Pertemuan ini menjadi langkah awal. Fokusnya jelas. Data diperkuat, promosi ditingkatkan, dan pasar diperluas. Desa didorong naik kelas melalui digitalisasi.

spot_img
IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini